Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam New Economy – Bagian 1

Adi Setiawan

Adi Setiawan

Artikel kali ini akan membahas sedikit opini pribadi saya tentang konsep teknologi informasi dan telekomunikasi dalam new economy. Teknologi informasi dan komunikasi yang akan dibahas ditinjau dari sisi pengguna level korporat, yang berorientasi pada profit. Selain itu secara umum tulisan ini juga membahas teknologi sistem informasi (terkait dengan penjurusan saya tentunya🙂 )

Bab I – Pendahuluan

A. Pengertian New Economy

Istilah new economy barangkali bukanlah sesuatu yang baru akhir-akhir ini. Menurut Time Magazine, new economy diartikan sebagai transisi dari dari heavy industry menuju technology-based industry. Artinya semua kegiatan industri yang terjadi pada saat ini merupakan new economy karena hampir setiap aspek industri sudah menggunakan sentuhan teknologi dalam pengoperasiannya. Perkembangan new economy dirasakan sangat pesat setelah ditemukannya komputer pertama, ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Komputer), pada tahun 1946 yang diiringi dengan penemuan-penemuan lain seperti PC (Personal Komputer) dan PDA (Personal Data Assistant). Setelah itu, perkembangan komputer benar-benar tidak bisa dibendung hingga akhirnya mampu menjangkau semua segmen masyarakat seperti sekarang ini.

Dengan menggunakan komputer sebagai salah satu aspek penunjang kegiatan-kegiatan perekonomian, ada banyak hal baru yang berkembang dan tidak pernah ada dalam masa-masa sebelum itu. Kegiatan produksi, administrasi, dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat karena menggunakan media pengolahan data yang lebih canggih, tidak hanya menggunakan tenaga manusia saja. 

B. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Seperti yang telah disinggung pada bagian diatas, perkembangan new economy tidaklah lepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sebagai salah satu aspek fundamental di dalamnya. Setelah perkembangan komputer pertama, perkembangan teknologi informasi tidak pernah surut. Setiap beberapa waktu selalu bermunculan perangkat keras yang baru dengan teknologi yang baru pula. Dari sisi dimensi ukuran pun perangkat komputer semakin lebih kecil dan kompak, hingga berukuran segenggam tangan saat ini. Perkembangan perangkat keras ini juga diiringi dengan perkembangan perangkat lunak yang mendukung pengoperasian perangkat keras yang diciptakan. Perangkat lunak ini bisa dikategorikan dalam beberapa bidang mulai dari sistem operasi, software aplikasi, dan sebagainya.

Kunjungi juga :

http://www.youtube.com/watch?v=cCr1MgBlDfQ

Perkembangan perangkat lunak khususnya sistem operasi melahirkan banyak turunan produk, mulai dari UNIX, Microsoft Windows, Apple Mac OS, Sun Solaris, hingga Linux. Perkembangan teknologi komunikasi tidak kalah cepatnya dibandingkan dengan teknologi komputer. Perkembangan teknologi ini telah dimulai dari penggunaan kabel konvensional sebagai media transmisi data, kemudian ditemukannya model-model transmisi serial dan parallel, penggunaan kabel serat optik, hingga penggunaan satelit sebagai media transmisi data. Karena dari sisi hardware saja sudah semakin maju, kecepatan transmisi data yang difasilitasi dan volume data yang dibawa dalam sekali transfer pun semakin tinggi dan besar. Hal ini memungkinkan penyebaran informasi yang semakin cepat dan luas.

C. Perkembangan Internet

Internet merupakan salah satu factor yang paling esensial dalam perkembangan teknologi di akhir abad ke-20. Keberadaan internet yang semula hanya dimiliki oleh bidang pertahanan berkembang sangat pesat ketika telah dilepas ke kalangan luas. Internet mampu memfasilitasi kebutuhan informasi yang aktual dan cepat bagi para penggunanya. Selain itu keberadaan internet juga telah menciptakan paradigma kehidupan yang baru di masyarakat. Munculnya aktivitas social networking yang berjalan diatas internet entah disadari atau tidak telah mengubah pola pikir dan gaya hidup masyarakat.

Dari sisi gaya hidup misalnya, orang-orang mulai mengarahkan minatnya kepada gadget-gadget yang bisa terkoneksi langsung ke layanan-layanan internet. Dari sisi komunikasi sosial, masyarakat sudah merasa cukup untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarganya melalui fasilitas social networking saja. Keberadaan internet juga memunculkan model bisnis baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Ketika dulu penjualan harus dilakukan secara langsung, direct sales oleh sales person, maka hari ini model penjualan tersebut bisa diterapkan langsung lewat website e-commerce tanpa melibatkan pihak sales person, seperti yang dilakukan oleh perusahaan Dell ataupun Bhinneka.com.

Sistem penjualan dan pemasaran semacam ini semakin memperoleh antusiasme yang tinggi dari para konsumen. Hal ini tidak lain karena semakin murahnya akses internet yang ditawarkan oleh provider penyedia layanan telekomunikasi serta semakin cepatnya kecepatan transfer data lewat internet. Dengan dukungan dua hal tersebut, bisa dipastikan akan muncul semakin banyak sistem penjualan berbasis e-commerce di masa mendatang.

Berlanjut ke bagian kedua dan bagian ketiga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s