Mengenal Sistem Operasi Mobile – Bagian 1

Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi terus berkembang dan semakin maju. Banyak hal yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya kini bisa diwujudkan menjadi kenyataan. Saking cepatnya perkembangan teknologi ini, kita bahkan tidak sempat menyelesaikan belajar mandiri kita tentang sebuah teknologi karena sudah ada teknologi pembaharunya yang lebih update dan bebas error. Karena itulah kami mencoba untuk merangkum beberapa teknologi yang mungkin akan menarik perhatian Anda dalam sebuah artikel singkat bertema information technology.

Mengenal Sistem Operasi Mobile 

Mobile OS

Mobile OS

Akhir-akhir ini kita sering mendapati berbagai macam sistem operasi untuk mobile device seperti handphone, smartphone, dan sebagainya. Sebagai konsumen, tentu kita akan sedikit kebingungan untuk memahami dan memilih tipe mana yang akan kita pilih. Disini kami  akan mencoba menjabarkan sedikit penjelasan tentang beberapa sistem operasi mobile. Artikel ini lebih ditujukan bagi konsumen, namun jika Anda juga berminat untuk menjadi developer, mungkin Anda akan tertarik dengan artikel pengembangan aplikasi mobile

Ada beberapa sistem operasi mobile (untuk selanjutnya akan disingkat menjadi mobile OS saja) yang dikembangkan oleh vendor-vendor ternama. Untuk 2011 ini mobile OS yang berkembang adalah :

  1. Android oleh Google
  2. Windows Phone 7 oleh Microsoft
  3. Bada oleh Samsung
  4. OS 6 oleh RIM
  5. iOS 4 oleh Apple
  6. Symbian ^3 oleh Nokia

Ada banyak bukan? kami rasa ini cukup membingungkan untuk memilih salah satu diantara mereka, kecuali jika dana yang Anda miliki berlebih. Namun bagi Anda yang memiliki dana terbatas yang mungkin hanya cukup untuk membeli salah satu diantara mereka, kami akan memberikan sedikit penjelasan singkat tentang masing-masing mobile OS tersebut.

Android

Sistem operasi Android merupakan sistem operasi untuk perangkat bergerak, baik itu smartphone ataupun tablet PC. Sistem ini dibangun berbasiskan kernel Linux yang telah dimodifikasi sehingga cocok dijalankan di ponsel atau perangkat genggam lain. Sistem operasi ini dibuat oleh Android Inc, sebuah perusahaan yang pada akhirnya dibeli Google dan kemudian menjadi platform resmi Open Handset Alliance. Sistem ini diperkenalkan pada akhir 2007 bersamaan dengan pendirian Open Handset Alliance (OHA), sebuah konsorsium yang terdiri dari 47 perusahaan hardware, software, dan telekomunikasi). Didalam OHA ini  berkumpul perusahaan semacam HTC, Gigabyte, Acer, dll. OHA sendiri dibentuk untuk memajukan standar terbuka bagi perangkat bergerak. Google menyumbang sebagian besar kode Android dengan menggunakan lisensi Apache License (sebuah lisensi bebas dan terbuka).

Android

Android

Perkembangan Android ini juga terbilang sangat cepat, baik dari sisi perkembangan teknologi internalnya maupun dari jangkauan pangsa pasar yang diraihnya dalam waktu singkat. Untuk versi Android yang baru, Anda bisa memilih versi Android 2.1 Eclair, Android 2.2 Froyo, atau Android 2.3 Gingerbread. Beberapa vendor masih menyertakan versi Eclair dan Froyo, namu itu bukan masalah. Kompatibilitasnya yang baik memungkinkan konsumen bisa melakukan upgrade sistem operasi Android ke versi yang lebih tinggi. Berasa seperti Linux untuk desktop atau server ‘kan? Ini juga yang membuat pengembang aplikasi mobile banyak yang beralih ke Android.

Secara default banyak aplikasi yang sudah dibenamkan pada setiap handset berbasis Android, namun jika Anda butuh aplikasi lain, silahkan kunjungi Android Market untuk mendapatkan aplikasi terbaru. Banyak gratisannya juga lho!

Sebagai pertimbangan, menurut sumber yang pernah kami baca, aplikasi yang berjalan di Android lebih banyak yang internet-based, artinya sedikit banyak akan menggunakan akses internet. Jika Anda keberatan dengan ini silahkan coba pikirkan kembali masalah tersebut. Kemudian..rata-rata handset berbasis Android menggunakan model interaksi berbasis capasitive touchscreen. Jarang yang menggunakan keypad atau Qwerty keyboard. Jika Anda termasuk orang yang anti touchscreen, Anda bisa memilih handset lain, BlackBerry misalnya.

Ada beberapa smartphone yang menggunakan sistem operasi Android ini seperti Google Nexus One, Acer Android, beberapa Sony Ericsson Xperia, Motorola MB 300 BackFlip, Garmin-Asus Nuvifone, HTC Wildfire, dan masih banyak lagi perangkat yang menggunakan Android. Kenapa? karena perusahaan tidak perlu membayar lisensi penggunaan Android di perangkat keras mereka. (Sumber Referensi : Info Komputer April 2010, Wikipedia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s