To See the World Part 1 – Leiden University, The Netherlands

Brosur Kiriman dari Leiden University

Brosur Kiriman dari Leiden University

Beberapa waktu yang lalu, saya sempatkan mengunjungi beberapa situs universitas Eropa sembari berharap ada sesuatu yang menarik hati. Hingga akhirnya “perjalanan” berlabuh di situs milik Universiteit Leiden atau Leiden University, Belanda.

Pada awalnya terlihat sama saja seperti situs universitas lain yang telah dikunjungi, tapi ada hal yang menarik hati : brosur. Coba memilih menu tersebut, dan tampillah form alamat pengiriman brosur. Iseng-iseng saja mengisi dengan alamat rumah, tanpa terlalu berharap kiriman tersebut akan sampai.

Ternyata, beberapa minggu kemudian kiriman tersebut benar-benar datang ke rumah. Meski harus transit dulu di kediaman salah satu staf kelurahan ^^;

Singkatnya, ada beberapa brosur S1 yang dikirimkan Leiden, sebagaimana checklist yang saya pilih :

  1. Dutch Studies, sebuah leaflet kecil berisi alasan kenapa harus belajar bahasa Belanda di Leiden,  program dan sub-program apa saja yang mereka tawarkan, prospek master program-nya, prospek karir, one year programme, serta alamat kampus dan admission office-nya.
  2. South and Southeast Asian Studies, booklet berisi seluk beluk jurusan South and Southeast Asian studies, kehidupan mahasiswanya, serta prospek kerja setelah lulus.
  3. Leiden University College The Hague, booklet berisi informasi seputar kampus The Hague dan kehidupan di kota tersebut.
  4. Psychology, booklet berisi seluk beluk jurusan psikologi, kehidupan kampus mahasiswa, serta prospek lulusannya.
  5. International Studies, booklet berisi informasi seputar jurusan International Studies…
  6. dan terakhir majalah The Leidener, secara umum isinya tentang profil Jaap de Hoop Scheffer (alumni Leiden, diplomat, Member of Parliament and Netherlands Minister for Foreign Affair), promosi mengapa harus memilih Belanda sebagai destinasi studi selanjutnya, kehidupan mahasiswa di Leiden, serta panduan penerimaan mahasiswa untuk tahun akademik 2013-2014.

Brosur yang dikirimkan tersebut memang tidak sesuai dengan jurusan yang saya pilih selama ini apalagi sebagai destinasi studi berikutnya, tentu tidak. Setidaknya ada sensasi yang berbeda antara sekedar browsing di situs resminya dengan memegang langsung brosur kiriman dari universitasnya . Maklum, orang kampung😀

Dan ini sudah sekian tahun lamanya sejak sebuah paket dari luar negeri datang ke rumah, sejak era Ubuntu Ship It, sejak era OpenSolaris

*) Catatan :

“I want to see the world” adalah “mantra” hasil persuasi Trilogi Negeri 5 Menara ditambah dengan “bumbu” 99 Cahaya di Langit Eropa yang saat ini menjadi “topik” khusus disini. Meski barangkali tidak benar-benar “see the world” secara langsung, paling tidak ada nuansa khusus ketika berharap untuk mengejarnya.

Akankah ada “part” selanjutnya dari seri “to see the world” ini? Kita nantikan saja..

@adistoday

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s